Fuaaahhh..!
biar ku hujam atap-atap langit dengan tatapku!
mendengus kencang nafas amarahku!
kan ku siram tinta merah membara,
membentuk halilintar kejam yg pernah ada.
Lalu membentuk hujan duri menusuk bumi.
sudah q bilang jangan bangUnkan dewa matahari
kala kau tak sanggup menggapai tenangnya!
Dia tak seMudah yg kau kira tUk dicari senyumnya,
ketika terLanjur menukik tajam batang alisnya,
dia marah.!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar