Angin membawa debu
Mengotori setiap jalan hati
Mengungkap petir dalam aurora indah
Yang membawa hujan tanpa henti
Menyembunyikan sesuatu...
Melambung jauh ke ujung langit
Cinta yang tak pernah tersirat
Terlempar tak terjangkau
Sampai bidadari awan terluka
Terkena tajam perihnya
Kau tak tau diri, katanya
Mulut yang tak pernah berucap
Menenggelamkan hati dalam tangis
Aku menysal... kata hatinya
Tak ada perintah tuk diam
Namun semua semakin terkubur dalam
Bidadari menangis kecewa
Mengutuki pria jatuh cinta yang bodoh
Pergi saja kau ke perut bumi
Cari cintamu disana
Cinta yang tak kan pernah tersampaikan
Hingga akhirnya..
Lava panas kan buatmu mati...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar