dingin menyentuh kalbu
menusuk, memetik hikmah dibalik diam
saat bunga semi di musim dingin
tak terduga, kuat inginnya
emas tenggelam muncul kembali
membuka lemari yang tertutup
memaksa kunci yang dicari hilang
tenggelam dalam perasaan hampa
angin yang mengusap lembut
tak kembalikan kunci yang tertelan waktu
sunyi, diam dan membisu
tak membuka harapan yang sirna